Jumat, 27 Juli 2012

Jogja City Tour :D

Keistimewaan Yogya : Garis Lurus dari Merapi sampai Laut SelatanKraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan pusat dari museum hidup kebudayaan Jawa yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tidak hanya menjadi tempat tinggal raja dan keluarganya semata, Kraton juga menjadi kiblat perkembangan budaya Jawa, sekaligus pelestari kebudayaan tersebut. Di tempat ini wisatawan dapat belajar dan melihat secara langsung bagaimana budaya Jawa terus hidup serta dilestarikan. Kraton Yogyakarta dibangun oleh Pangeran Mangkubumi pada tahun 1755, beberapa bulan setelah penandatanganan Perjanjian Giyanti. Dipilihnya Hutan Beringin sebagai tempat berdirinya kraton dikarenakan tanah tersebut diapit dua sungai sehingga dianggap baik dan terlindung dari kemungkinan banjir. Meski sudah berusia ratusan tahun dan sempat rusak akibat gempa besar pada tahun 1867, bangunan Kraton Yogyakarta tetap berdiri dengan kokoh dan terawat dengan baik.

tamansari.jpg

Taman Sari dibangun pada masa Pangeran Mangkubumi sebagai pusat pemerintahan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I membangun keraton di tengah sumbu imajiner yang membentang di antara Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis. Titik yang menjadi acuan pembangunan keraton adalah sebuah umbul (mata air). Untuk menghormati jasa istri-istri Sultan karena telah membantu selama masa peperangan, beliau memerintahkan Demak Tegis seorang arsitek berkebangsaan Portugis dan Bupati Madiun sebagai mandor untuk membangun sebuah istana di umbul yang terletak 500 meter selatan keraton. Istana yang dikelilingi segaran (danau buatan) dengan wewangian dari bunga-bunga yang sengaja ditanam di pulau buatan di sekitarnya itu sekarang dikenal dengan nama Taman Sari.

kasongan.jpg
Pusat Gerabah Kasongan adalah salah satu Desa di Kabupaten Bantul yang menjadi sentra kerajinan tangan/handicraft. Kerajinan Kasongan sudah sangat terkenal, sehingga Desa Kasongan juga disebut Desa Wisata. Daerah Kasongan ini tepatnya terletak di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta. Jarah tempuh sekitar 6 km dari ALun - alun utara Jogjakarta menuju arah selatan. Produk Kerajinan Kasongan ini juga dikenal sebagai Gerabah Kasongan

krebet.jpg

Desa Wisata Kerajinan Batik Kayu “ Krebet ” terletak di Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, kurang lebih 12 km Barat Daya Kota Yogyakarta, berdekatan dengan lokasi Obyek Wisata Goa Selarong. Di desa wisata ini wisatawan bisa tinggal di homestay yang jauh dari hirukpikuk kota dan menyaksikan kehidupan keseharian masyarakat penghasil kerajinan batik kayu ini. Berbagai produk kerajinan batik kayu yang unik seperti topeng, tempat perhiasan, macam-macam patung binatang.

Lava Tour Mt. Merapi. Sejak erupsi tanggal 5 November 2010 lalu, suasana di Kinahrejo berubah drastis. Dusun yang berada paling dekat dengan kaki Gunung Merapi ini berubah setelah tersapu awan panas dan terkena muntahan material panas pada erupsi bulan Oktober dan November tahun 2010.
lavatour.jpg
Dua bulan sejak erupsi dan setelah BMKG mulai menurunkan status Merapi, geliat kehidupan sudah mulai terlihat lagi di kawasan Kinahrejo dan sekitarnya. Kawasan ini kini menjadi area Lava Tour dengan pengelolaan yang terkoordinir, baik antar warga maupun dengan pemerintah setempat.
Sedikit berjalan ke atas, maka dapat kita jumpai lokasi yang dahulunya merupakan rumah Mbah Maridjan, juru kunci Merapi. Di sebelah Barat rumah Mbah Maridjan yang dahulunya adalah masjid dan rusak akibat hantaman awan panas, kini tetap dipertahankan dan diperbaiki walau hanya sederhana.

prambanan.jpg
Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa sansekerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang digarbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.
Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu, di masa kerajaan Medang Mataram.

borobudur.jpg
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi kurang lebih 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut Agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Stupa utama terbesar terletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).


malioboro.jpg

Malioboro Jalan Malioboro adalah saksi sejarah perkembangan Kota Yogyakarta dengan melewati jutaan detik waktu yang terus berputar hingga sekarang ini. Membentang panjang di atas garis imajiner Kraton Yogyakarta, Tugu dan puncak Gunung Merapi. Malioboro adalah detak jatung keramaian kota Yogyakarta yang terus berdegup kencang mengikuti perkembangan jaman.
Lebih dari 250 tahun yang lalu Malioboro telah menjelma menjadi sarana kegiatan ekonomi melalui sebuah pasar tradisional pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I. Dari tahun 1758 – sekarang Malioboro masih terus bertahan dengan detak jantung sebagai kawasan perdagangan dan menjadi salah satu daerah yang mewakili wajah kota Yogyakarta.
Sepanjang jalan Malioboro adalah penutur cerita bagi setiap orang yang berkunjung di kawasan ini, menikmati pengalaman wisata belanja sepanjang bahu jalan yang berkoridor (arcade). Dari produk kerajinan lokal seperti batik, hiasan rotan, wayang kulit, kerajinan bambu (gantungan kunci, lampu hias dan lain sebagainya) juga blangkon (topi khas Jawa/Jogja) serta barang-barang perak, hingga pedagang yang menjual pernak pernik umum yang banyak ditemui di tempat lain.


Please visit our city...Dont Miss It !! :D
And thank you for coming :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar